Created by :
MUHAMMAD, BRILYAN
| Subject: | Transient (listrik) Stabilitas sistem tenaga listrik |
Pada sistem tenaga listrik, analisis kestabilan transien mempunyai peranan penting dalam menjaga keamanan operasinya. Saat terjadi gangguan, sistem akan mengalami kondisi transien. Dalam kondisi tersebut, rele pengaman akan bekerja untuk membuka circuit breakers dalam kurun waktu tertentu. Akan tetapi hal ini tidak menjamin sistem akan kembali pada kondisi steady-state. Hal ini disebabkan adanya waktu pemutus kritis / critical clearing time (CCT) pada saat kondisi transien. CCT adalah perhitungan waktu kritis setelah terjadi gangguan. Sistem akan stabil jika gangguan diputus kurang dari CCT, sebaliknya sistem akan tidak stabil jika gangguan diputus melebihi CCT. Untuk menghitung CCT yang akurat dapat menggunakan metode time domain simulation, tetapi metode ini tidak dapat menghitung CCT dan secara langsung. Selain itu memerlukan waktu yang lama dalam proses perhitungannya. Dalam tugas akhir ini akan diusulkan sebuah metode yang dapat menghitung CCT secara langsung, cepat, dan akurat berdasarkan metode critical trajectory menggunakan hilangnya sinkronisasi. Critical trajectory didefinisikan sebagai lintasan yang berawal dari titik gangguan dan berakhir pada kondisi hilangnya sinkronisasi. Metode ini digunakan untuk menghitung CCT pada sistem multimesin yang terhubung pada infinite bus di sistem 3 generator 9 bus.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar