Powered By Blogger

Minggu, 07 Desember 2014

KAJI SHEAR CRIMPING STRUKTUR SANDWICH HONEYCOMB DENGAN METODE ELEMEN HINGGA

Struktur sandwich honeycomb merupakan salah satu konstruksi ringan yang merupakan gabungan dari lembaran kulit tipis (facing) pada kedua sisi dengan lapis= inti (core) yang tebal di tengahnya. Struktur ini merupakan konstruksi di mana beban utama dipikul oleh lapisan kulit tipis tersebut, sehingga terdapat 4 modus ketidak-stabilan yang dapat terjadi, yaitu general buckling, shear crimping, face dimpling dan face wrinkling.
Sampai saat ini, telah banyak percobaan dan persamaan empiris untuk keempat jenis kegagalan tersebut. Tulisan ini mengkaji salah satu ketidak-stabilan tersebut, yaitu ketidak-stabilan "shear crimping" dengan menggunakan model elemen hingga. Hasil kajian tersebut menunjukan bahwa pemodelan elemen hingga memberikan basil yang baik dan berkecenderungan sama dengan rumus pendekatan.

PENGARUH RASIO DIAMETER TERHADAP FAKTOR KONSENTRASI TEGANGAN PADA PERCABANGAN PIPA 90 DERAJAT AKIBAT TEKANAN INTERNAL

Secara analitik, analisis tegangan pada percabangan pipa 90 derajat akibat tekanan internal pernah dilakukan al oleh Eringen (6), tetapi hasil analisisnya hanya berlaku untuk rasio diameter yang terbatas yaitu lebih kecil dari 1/3. Analisis numerik dan eksperimental telah ban yak dilakukan para peneliti tetapi karena banyaknya variabel yang terlibat pada percabangan pipa, maka masih diperlukan lebih banyak hasil eksperimen untuk memperoleh pengertian yang lebih balk tentang tegangan-tegangan yang terjadi pada percabangan pipa.



Analisis tegangan pada percabangan pipa 90 derajat akibat tekanan internal yang dilakukan pada penelitian ini ditujukan (1) untuk memperoleh distribusi tegangan di daerah percabangan pipa 90 derajat sebagai akibat beban berupa tekanan internal. (2) sebagai langkah pertama untuk mendapatkan faktor konsentrasi tegangan pada percabangan pipa akibat beban tekanan internal. Penelitian ini dilakukan secara numerik dengan memakai paket program Mechanica dari RASNA. Paket program Mechanica memakai Geometric Element Analysis sebagai dasar analisis-elemen-hingganya sehingga model dapat dibuat dengan ketelitian geometri yang tinggi.tegangan di daerah percabangan pipa 90derajat, (2) kurva yang memperlihatkan hubungan antara faktor konsentrasi tegangan dengan rasio diameter untuk berbagai schedule pipa, dan diameter nominal pipa utama, untuk kondisi d/t = D/T dan t = T.

PROTOTIPE SISTEM PAKAR UNTUK DIAGNOSA KERUSAKAN MESIN TURBOPROP CT7-9C

Sistem pakar adalah salah satu bidang dari intelegensia buatan yang dirancang untuk membantu manusia dalam memecahkan suatu permasalahan tertentu yang biasanya dikerjakan oleh seorang pakar.



Pada penelitian ini dikembangkan prototipe sistem pakar untuk diagnosa kerusakan mesin turboprop CT7-9C. Penelitian dilakukan di Universal Maintenance Center PT. IPTN. Mesin turboprop CT7-9C biasa digunakan sebagai tenaga pendorong pesawat jenis komuter seperti CN235-100. Diagnosa kerusakan mesin turboprop CT7-9C terdiri dari dua jenis pengujian yaitu pengujian fungsionil (fuctional test) dan pengujian kinerja (performance test). Pengujian mesin ini bertujuan agar mesin dapat beroperasi sebagaimana mestinya dan dalam kondisi man, artinya mesin dapat menghasilkan daya yang dikehendaki dengan suhu masukan turbin daya (T45) yang diperbolehkan. Pengujian fungsionil terdiri dari 13 bagian kasus pengujian yang akan didiagnosa, sedang pengujian kinerja memerlukan 11 data mesin yang selanjutnya dipergunakan untuk mengetahui apakah terjadi kerusakan pada bagian kompresor, bagian panas, dan bagian turbin daya. Diagnosa kerusakan akan berakhir jika mesin sudah dalam kondisi baik, yaitu jika T45 margin diatas 30 derajat C atau untuk pekerjaan kecil (minor work scope) adalah antara 20 derajat C sampai dengan 30 derajat C .



Implementasi program menggunakan perangkat pengembangan sistem pakar INSIGHT 2+. Sistem pakar yang dikembangan terdiri dari 357 kaidah produksi dan 975 fakta. Pengujian kinerja dilakukan dengan menentukan letak kesebelas data mesin terhadap 12 grafik acuan yang telah ditentukan oleh pakar. Posisi data mesin terhadap grafik juga digunakan sebagai nilai keyakinan (confidence factor) dari kesimpulan yang ditemukan. Untuk mengatasi keterbatasan memori yang disediakan INSIGHT 2+, maka dalam pembuatan program, sistem pakar ini dibagi menjadi dua bagian yaitu ujiutama.prl dan kinerja.prl yang dengan sharedchain, kinerja.prl dapat digabung ke dalam ujiutama.prl.



Penelitian ini bertujuan untuk membantu para teknisi dalam melakukan tugas perawatan mesin turboprop CT7-9C di UMC PT. IPTN Bandung, terutama untuk efisiensi kerja, keterbatasan pakar yang ada, dan mengurangi kemungkinan kesalahan manusia (human error) dalam proses pendiagnosaan. Sistem pakar ini dibuat terbuka sehingga dapat dikembangkan lebih lanjut sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta penambahan keahlian pars pakar. Untuk pengembangan lebih lanjut disarankan untuk menggabung file program pada test cell ke dalam sistem pakar ini, sehingga pada pengujian kinerja bersifat on-line dimana teknisi tidak perlu memasukkan data secara manual.

Senin, 01 Desember 2014

Buku Grunge Lokal; Buku Percintaan Yang Panas

Buku Grunge Lokal
Buku Grunge Lokal

Tidak banyak orang yang berani memamerkan adegan percintaannya, mungkin hanya mereka yang memang hidup dari industri itu. Tapi bagaimana kalau seorang lelaki dengan penuh semangat menceritakan adegan percintaannya dalam sebuah buku?

Eko Prabowo, meski nama belakangnya sama dengan nama salah seorang calon presiden kita tapi yakinlah dia sama sekali tidak punya hubungan darah dengan sang calon presiden. Eko yang ini adalah seorang pecinta musik, tepatnya musik rock dan lebih tepatnya lagi skena musik grunge. Saya terangkan sedikit, skena musik grunge adalah skena musik yang lahir di awal 90an dari sebuah kota kecil di Amerika Serikat yang terus menerus basah sepanjang tahun bernama Seattle.
Skena grunge merebak setelah popularitas band seperti Nirvana, Pearl Jam, Soundgarden atau Alice in Chain tiba-tiba menanjak menyaingi popularitas raja pop dunia Michael Jackson. Dalam dasawarsa 1990an skena grunge adalah virus yang memengaruhi banyak orang, membuat banyak orang tergila-gila dan bahkan mati-matian menirunya. Dua dasawarsa kemudian, skena grungetenggelam, tak kuat melawan seleksi alam. Dari seluruh pahlawannya hanya Pearl Jam yang masih terus konsisten dan mencetak album serta menggelar konser yang tiketnya selalu habis terjual.
Sudah, kuliah tentang grunge sampai di situ saja. Kita kembali ke Eko Prabowo. Lelaki dengan rambut keriwil dan dipaksakan gondrong ini mencintai grunge mungkin seperti dia mencintai anak perempuannya yang masih mungil, atau mungkin sama seperti dia mencintai istrinya. Cintanya pada grunge seperti memaksanya menyalin kenangan-kenangan indah ketika mencumbui aliran musik yang satu itu. Eko mencumbui grunge dari lagu ke lagu, dari CD ke CD dan tentu saja dari konser ke konser.
Keintimannya dengan grunge kemudian dia tuangkan di blog pribadinya, wustuk.com. Lalu entah siapa yang membisikinya, tulisan-tulisan itu kemudian dia satukan dalam sebuah buku yang berjudul Saya Ada Di Sana; Catatan Pinggir Grunge Lokal.
Dalam buku setebal 174 halaman itu tercakup banyak adegan percintaan antara Eko dan musikgrunge. Sebagian besar adalah percintaan yang terjalin dari konser-konser kecil yang dia datangi. Dari konser musisi profesional sampai konser orang-orang gila di komunitas Pearl Jam Indonesia. Oh iya saya lupa bilang, komunitas Pearl Jam Indonesia isinya memang orang-orang gila, orang-orang yang entah kenapa begitu cinta mati pada band berisi opa-opa yang namanya Pearl Jam.
Buku Saya Ada Di Sana yang kerap disebut Eko sebagai Buku Grunge Lokal adalah catatan percintaan yang membara, penuh gairah, penuh semangat dan penuh orgasme. Dari halaman pertama selepas basa-basi dan testimoni, Eko sudah menggebrak dengan cerita percintaannya di acara Tribute To Pearl Jam I tahun 2008. Dari sana emosi terus menggelinding, cerita-cerita percintaan panas Eko dan musik grunge terus mengalir sampai halaman terakhir buku ini.
*****
Buku ini tak hendak dimaksudkan sebagai buku ensiklopedi perjalanan skena musik grunge di Indonesia, bahkan mendekatipun tidak. Buku ini sekadar catatan percintaan yang intim antara seorang fans dengan musik yang dicintainya. Jadi kalau Anda bermaksud mencari literatur panjang tentang sejarah atau jejak musik grunge di Indonesia, bukan ini buku yang Anda cari. Mungkin Anda lebih baik menunggu Denny Sakrie yang menerbitkannya.
Buku ini memang terasa sangat intim dengan segmentasi khusus. Kalau tak paham grunge atau tak akrab dengan band semacam Pearl Jam, Alice in Chains, Nirvana, Navicula atau Cupumanik maka mungkin buku ini tidak tepat buat Anda. Kecuali, kecuali kalau Anda berniat mengenal band-band itu atau aliran grunge, atau mungkin Anda memang penggemar musik kelas berat.
Buku ini walaupun sampai sekarang masih terbit di bawah tanah dan atas usaha sendiri bukanlah buku kacangan. Desain, tata letak dan grafisnya menendang pantat (terjemahan bebas dari kick ass). Maklum saja, Eko dengan kepribadian yang ajaib itu punya teman-teman yang juga sama ajaibnya. Tim di samping Eko itulah yang membuat buku ini sangat layak dipandang, mengalahkan buku motivator yang kadang seperti didesain secara asal-asalan.
Tapi, manusia tentu tak sempurna. Begitu juga dengan Eko dan proyek buku grunge lokalnya. Hal pertama yang mengganggu buat saya adalah penempatan kata depan yang kadang masih disambung, pun dengan penggunaan kata sekedar alih-alih sekadar. Sebagai orang yang akrab dengan dunia literasi berbahasa Indonesia, saya harus mengakui kalau saya terganggu. Nampaknya Eko harus menambah anggota timnya, khusus untuk mengamati detail-detail kecil seperti itu.
Tunggu, ada 1 hal lagi yang buat saya mengganggu. Alur dalam buku ini terlalu cepat, satu catatan konser atau gigs langsung disambung dengan catatan tentang konser atau gigs lainnya. Semua catatan itu membawa energi yang besar, semangat yang menggebu dan saling sambung-menyambung. Tidak salah memang, tapi saya capek. Membayangkan adegan percintaan yang terus menerus, sambung menyambung dengan semangat dan energi yang sama membuat saya lelah. Berkali-kali saya harus beristirahat sejenak, mengalihkan pikiran, mengumpulkan tenaga sebelum melanjutkan membaca buku ini.
Mungkin akan lebih menyenangkan kalau Eko bisa menyelipkan cerita lain yang tak melulu tentang konser atau gigs di antara catatan-catatan itu. Mungkin pengantar singkat tentang sejarahgrunge yang dia tahu, atau catatan-catatan tentang band grunge lokal yang ada di belakang bisa diselipkan di antara catatan-catatan tentang konser atau gigs yang membara itu.
Hey, bahkan lelaki paling perkasa sekalipun butuh jeda bercinta bukan?
Akhirul kalam, buku ini memang tak sempurna tapi semangat dan cinta yang dibawa Eko ke dalam buku ini membuatnya terasa luar biasa. Tidak banyak orang yang berani menceritakan adegan-adegan percintaannya atau memamerkan rasa cintanya dengan cara yang elegan. Eko hanya sedikit dari orang-orang itu. Dan untuk itu saya salut kepadanya. [dG]

PENGARUH KECEPATAN DAN KONSENTRASI NaCl TERHADAP KOROSI EROSI PADA BAJA KARBON RENDAH

Salah satu jenis korosi yang banyak ditemukan pada sistem perpipaan adalah korosi erosi. Korosi erosi adalah kerusakan pada material logam akibat adanya pergerakan relatif fluida korosif dengan permukaan logam. Kecepatan fluida yang relatif tinggi dan mengandung partikel akan menyebabkan erosi, dan kecepatan fluida yang relatif lambat akan menimbulkan korosi saja. Hanya pada kecepatan tertentu (kecepatan kritis) korosi erosi dapat terjadi. Laju kerusakan yang diakibatkan oleh sinergi antara korosi dan erosi lebih besar dibandingkan dengan kerusakan oleh korosi saja atau erosi saja. 

Penelitian ini dilakukan pada baja karbon rendah dengan kecepatan fluida yang bervariasi. Alat uji yang digunakan adalah liquid jet impingement. Proses pengujian dilakukan pada sudut impact 900 dan dilakukan selama empat jam pada 

material St 37. Kerusakan permukaan hasil pengujian diamati dengan kamera makro dan mikroskop stereo. Cross section diamati dengan mikroskop optik Kontur permukaan diukur dengan dial gauge. Distribusi tegangan geser pada permukaan spesimen disimulasikan dengan Computational Fluid Dynamics 

(CFD). 

Dari penelitian ini didapatkan weight loss yang terjadi pada kecepatan 2,1 relative besar baik pada pengujian menggunakan partikel alumina maupun tanpa alumina 

dibandingkan pengujian pada kecepatan 4,42 m/s. Hal ini mengindikasikan pristiwa pada kecepatan rendah lebih dominan korosi dibandingkan erosi. Pada kecepatan yang lebih tinggi yaitu pada kecepatan 6,63 m/s, weight loss yang dialami benda kerja lebih besar dibandingkan kecepatan 2,1 m/s dan 4,42 m/s. Hal ini mengindikasikan bahwa pada kecepatan tinggi peristiwa erosi lebih dominan dibandingkan korosi. Konsentrasi NaCl 3,% memiliki kelarutan oksigen yang optimal dibandingkan dengan konsentrasi NaCl 5%. Kelarutan oksigen yang optimal ini mengakibatkan proses terjadinya autokatalitik oleh ion Cl- menjadi optimal. Kondisi kerusakan permukaan benda kerja pada pengujian dengan konsentrasi NaCl 3,5 % lebih dominan dibandingkan dengan konsentrasi NaCl 5%.

KORELASI HASIL KAJI TEORITIK DAN EKSPERIMENTAL GETARAN PELAT MODEL T

Pada suatu struktur mekanik, terjadinya gejala getaran tergantung pada massa, kekakuan dan faktor redamannya, sedangkan perilaku dinamik dari struktur tersebut ditentukan oleh parameter modus getarnya yang berupa frekuensi pribadi, redaman dan amplitudo modus getar. Penentuan parameter modus getar tersebut dapat dilakukan melalui kaji teoritik maupun eksperimental. Dalam kegiatan kaji teoritik telah dikembangkan prosedur komputasi metoda elemen hingga tiga dimensi menggunakan elemen Cangkang umum (General Shell). Keandalan program diuji dengan menggunakan paket program SAP80 dan hasilnya cukup baik. Dalam kegiatan kaji eksperimental telah dikembangkan prosedur komputasi metoda curve fitting berdasarkan data fungsi transfer suatu struktur yang diperoleh dari hasil pengujian dinamiknya, dengan asumsi bahwa struktur yang dikaji merupakan sistem getaran linear yang asumsi redamannya adalah viskus umum. Terhadap hasil dari kedua kaji tersebut dilakukan pemeriksaan visual, orthogonalitas dan Nodal Assurance Criteria (MAC). Berdasarkan hasil pemeriksaan MAC dapat diketahui korelasi antara hasil kaji teoritik dan eksperimental dengan melihat nilainya diantara 0 dan 1. Bila bernilai 0 berarti tidak ada korelasi sama sekali dan sebaliknya bernilai 1 berarti berkorelasi dengan baik. Korelasi yang diperoleh cukup baik pada modus getar kelima, keenam dan ketujuh.

PENGARUH PARAMETER PROSES PATENTING TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN SIFAT MEKANIK BAJA KARBON 0,8 % C

Patenting adalah suatu proses perlakuan papas yang khusus dilakukan terhadap kawat dan batang baja yang mempunyai kandungan karbon lebih besar dari 0,4 % C. 

Tujuan patenting adalah untuk mendapatkan kekuatan dan keuletan yang tinggi. Kekuatan dan keuletan yang tinggi akan didapat dari perlit yang halus. 

Parameter proses patenting yang diteliti adalah : 
1. Temperatur timah hitam cair. 


2. Waktu pencelupan dalam timah hitam cair. 

3. Jenis pendinginan khusus untuk air patenting. 

Untuk mengamati halus kasarnya perlit dipergunakan mikroskop optik dan mikroskop elektron, dalam hal yang terakhir ini digunakan cara transmisi dengan teknik replika. 

Hasilnya didapatkan bermacam - macam variasi kekasaran perlit, mulai dari yang kasar sampai yang halus. 

nilai uts komputer


Minggu, 23 November 2014

PENGEMBANGAN SISTEM PERAWATAN MESIN PRODUKSI BERBASIS PREVENTIVE MAINTENANCE PADA BENGKEL MEKANIK JURUSAN TEKNIK MESIN POLITEKNIK NEGERI UJUNG PANDANG

Oleh : ARTHUR HALIK RAZAK (NIM : 231 08 006); Pembimbing Utama : Prof. Dr. Ir. Yatna Yuwana Martawirya; Pembimbing Pendamping : Dr. Sri Raharno ST., MT., S2 - Mechanical Engineering

Institusi pendidikan seperti politeknik umumnya memiliki jurusan teknik mesin. Jurusan teknik mesin memiliki aset mesin-mesin produksi yang digunakan untuk praktik mahasiswa dan produksi produk. Untuk itu dibutuhkan pengelolaan kegiatan perawatan mesin-mesin yang ada agar kegiatan proses belajar mengajar dan produksi tidak terganggu. Pada kenyataannya, jadwal perawatan tidak selalu mudah dipenuhi 

karena tidak dikelola dengan baik. Saat ini perawatan biasanya dilakukan pada saat liburan semester. Tidak ada SOP untuk perawatan dan tidak ada rekaman hasil kegiatan 

perawatan. Untuk itu perlu dilakukan pengelolaan kegiatan perawatan. 

Penelitian ini mencoba membuat sistem perawatan menggunakan metode perawatan berbasis preventive maintenance dengan cara mengembangkan model pengelolaan perawatan yang mencakup berbagai hal, seperti pengelompokan tipe peralatan, pembuatan standard operation procedure (SOP), penguraian peralatan dan komponennya, pengelolaan teknisi perawatan dan pemantauan aktivitas perawatan. 

Dalam pengembangan sistem perawatan digunakan aplikasi berbasis web sebagai interface dan model basis data yang sesuai untuk keperluan penyimpanan data. Aplikasi yang dibuat diharapkan dapat digunakan di Bengkel Mekanik Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Ujung Pandang untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kegiatan perawatan. Hasil penelitian ini dapat dikembangkan lebih lanjut 

dengan penambahan dan pengintegrasian dengan aplikasi lain untuk menghasilkan sistem perawatan yang lebih baik.

PERANCANGAN MESIN PEMBUAT BRIKET BATUBARA SISTEM TEKAN TIPE PISTON (RECIPROCATE)


Oleh : BUSTAMI IBRAHIM (NIM : 23108028); Dosen Pembimbing : Dr. Ir. I Wayan Suweca, S2 - Mechanical Engineering

Indonesia memiliki sumber daya batubara yang melimpah dan merupakan penghasil batubara terbesar kedua di Asia setelah Republik Rakyat China. Hal ini merupakan modal dasar dalam pengembangan teknologi briket batubara. Kondisi tersebut bertolak belakang dengan kualitas batubara yang ada di Indonesia umumnya rendah, sehingga kalori yang dihasilkan rendah, sedangkan biaya transportasi menjadi tinggi. Peningkatan kualitas batubara dengan teknologi upgrading ini sedang dikembangkan oleh ITB yang bekerja sama dengan salah satu perusahaan swasta yang bergerak dibidang pertambangan. Namun demikian, ternyata mesin pembuat briket yang sudah dikembangkan ITB (sistem roller press) memiliki beberapa kelemahan yaitu proses manufaktur & perakitan membutuhkan kepresisian yang tinggi, terjadi backlash di bagian roll, briket yang dihasilkan kurang padat dan efesiensi pembriketan rendah. Dari kondisi di atas, pada tesis ini diberikan alternatif mesin briket batubara yang dapat meminimalisir kekurangan-kekurangan tersebut dengan menerapkan sistem tekan piston (reciprocate). Dengan menerapkan metode perancangan VDI 2222 dihasilkan konsep perancangan yang akan dikembangkan. Selanjutnya dilakukan analisis Design for Manufacturing and Assembly (DFMA) pada beberapa konstruksi penting untuk dihasilkan hasil perancangan yang optimum. Pada tesis ini telah dihasilkan sebuah rancangan mesin pembuat briket batubara sistem tekan dengan tipe piston yang memiliki dimensi 915x1215x1250 mm3 dengan penggerak motor AC berdaya 2,2 kW dengan pereduksi putaran gearbox yang menghasilkan tiga mekanisme gerak penekan-atas, penekan-bawah dan feeder system. Pada mesin ini juga dilengkapi mekanisme pengatur tekanan pembriketan (adjuster) yang terdapat pada bagian atas penekan-atas. Berdasarkan proses yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa semua persyaratan perancangan mesin telah terpenuhi dan dengan diterapkannya analisis DFMA dapat diprediksi terjadinya penurunan biaya produksi yang cukup signifikan yang dilakukan pada tahap perancangan.

MODIFIKASI SISTEM BAHAN BAKAR UNTUK PENERAPAN PURE PLANT OILS (PPO) SEBAGAI BAHAN BAKAR PADA MOTOR DIESEL PUTARAN RENDAH DENGAN RUANG BAKAR TERBAGI

Oleh : NANA SURJANA (NIM : 23108001); Pembimbing 1 : Dr. Iman K. Reksowardojo; Pembimbing 2 : Dr. Tirto P. Brodjonegoro; Pembimbing 3 : Prof. Wiranto Arismunandar, S2 - Mechanical Engineering


Beberapa tahun belakangan ini beredar issue global mengenai lingkungan hidup dan sumber energi. Kedua topik tersebut saling berkaitan. Issue pertama; pencemaran udara adalah kehadiran satu atau lebih substansi fisik, kimia, atau biologi di atmosfer dalam jumlah yang dapat menimbulkan efek membahayakan kesehatan manusia, hujan asam, efek rumah kaca, kerusakan lapisan ozon, dan lainnya. Issue ke dua; hingga saat ini kebutuhan bahan bakar di dunia terus meningkat, namun persediaan bahan bakar fossil di berbagai negara makin berkurang, sedangkan cadangan minyak dunia semakin menipis. Agar dapat keluar dari permasalahan tersebut di butuhkan suatu inovasi tertentu, di antaranya mencari bahan bakar alternatif sebagai substitusi bahan bakar mineral. Salah satu bahan bakar alternatif yang berpotensi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah bahan bakar nabati. Pure Plant Oils (PPO) (Minyak: Jarak pagar, Kelapa/Kopra, Kelapa sawit), merupakan bahan bakar alternatif pengganti solar. PPO mempunyai beberapa kelebihan yaitu kandungan emisi gas buang HC dan CO rendah. Tetapi PPO ada kekurangannya, viskositas, nilai kalor, dan volatilitas-nya lebih rendah dari solar. Inilah yang menyebabkan pengabutan bahan bakar menjadi terhambat sehingga terjadi penurunan daya mesin dan timbul deposit yang merusak mesin. 

Untuk tesis ini, eksperimental di laksanakan di laboratorium Motor Bakar dan Sistem Propulsi ITB. Motor yang digunakan adalah motor diesel; putaran rendah, satu silinder, 6 HP, 650 rpm, volume 1.432 liter, sistem Injeksi Tidak Langsung. Untuk sistem pemanas bahan bakar, sebelumnya di kaji, di bandingkan, di analisis, alternatif pilihannya ada empat, ke empat tersebut adalah; Shirron brazed plate heat exchanger, Sistem Pendingin Motor, Gas Buang Motor, Change Over Valve (COV). Sebelumnya di lakukan pengujian yang berkaitan dengan pengaruh temperatur terhadap viskositas/densitas bahan bakar nabati (minyak; jarak pagar, kelapa/kopra dan kelapa sawit). Pengukuran-pengukuran yang di lakukan antara lain; Pengaruh luasan bidang pemanasan terhadap temperatur bahan bakar. Dengan menggunakan tiga jenis bahan bakar nabati, di ukur; Brake Mean Effective Pressure (BMEP) terhadap Brake Specific Fuel Consumption (BSFC), BMEP terhadap Brake Efficiency Thermal (BET). 
Dari hasil analisis diketahui bahwa temperatur pemanasan PPO, untuk masing-masing alternatif menghasilkan; Shirron brazed plate = 65.5 oC, Air pendingin mesin = 75 oC, Pipa gas buang mesin = 70 oC, Heater plug (COV) = 85 oC. Yang di pilih adalah model Heater plug (COV). Dalam pengujian di Lab, saluran pada Heater plug (COV) dengan kedalaman 64 mm adalah yang paling tinggi kemampuan memanaskan PPOnya. BSFC yang di hasilkan relatif rendah, ini mengindikasikan performa motor lebih ekonomis. Kelebihan menggunakan Heater plug (COV) adalah; komponennya mudah didapat, bisa di buat sendiri atau cukup di bengkel kecil.

Senin, 03 November 2014

INVESTIGASI EKSPERIMENTAL DAN NUMERIK TERHADAP ALIRAN UDARA DALAM VENTILATOR TURBIN-EXHAUST HOOD DAN VERIFIKASI KINERJANYA DALAM MENGHASILKAN ENERGI

Created by :
AARON, SHAI KHOTSO


Perhatian global terhadap upaya penghematan dan konservasi energy semakin meningkat sehubungan dengan perkembangan ekonomi, pertambahan penduduk dan penggunaan bahan bakar fosil dengan tingkat konsumsi yang tinggi yang akan berpotensi terhadap kerusakan lingkungan hidup yang selama ini menopang kehidupan manusia. Adanya kekhawatiran akan penggunaan energi fossil yang akan berakibat buruk ini menjadi ilham untuk membuat desain sistem ventilasi bangunan. Pada penelitian ini, pemanfaatan energi angin dengan menggunakan turbin ventilator atap akan diselidiki untuk menguji kinerjanya dengan menggunakan metoda eksperimen dan numerik. Percobaan akan dilakukan pada bagian pengujian yang terdiri dari turbin ventilator, dengan variabel exhaust hood, pleno dan ruang balancing, dan kecepatan angin bervariasi antara 4 m / s ~ 10 m / s. Variabel yang akan diukur adalah penurunan tekanan, laju aliran, daya yang dihasilkan oleh poros turbin ventilasi yang terhubung ke perangkat pembangkit listrik dan kecepatan aliran udara. Tekanan di dalam sidang plenum akan ditetapkan sekitar 0 Pa relatif terhadap tekanan atmosfer. Simulasi CFD akan dilakukan menggunakan FLUENT 6.2 juga untuk mendukung observasi eksperimental dari aliran di bagian pengujian. Pembuatan model dan meshing dari bagian pengujian akan dibuat menggunakan software Gambit. Visualisasi perilaku aliran sekitar exhaust hood, penurunan tekanan di dalam, laju alir dan kecepatan fluida akan dipelajari. Hasilnya kemudian akan dibandingkan dengan yang didapat secara eksperimental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan sudut exhaust hood akan meningkatkan kinerja turbin ventilator. Sudut hood yang lebih dari 180o. ditemukan memiliki laju aliran yang lebih tinggi dibanding yang lain. Daya yang dihasilkan juga meningkat secara linier dengan peningkatan kecepatan angin dan sangat kecil dipengaruhi oleh variasi hood angle. 

PENGEMBANGAN DAN STUDI KARAKTERISTIK PROTOTIPE REGENERATIVE SHOCK ABSORBER (RSA) JENIS MEKANIS ELEKTROMAGNETIK

Created by :
MOCH. SOLICHIN



Sebagian besar energi dari engine kendaraan terbuang dalam bentuk energi panas dan getaran. Pada kendaraan, getaran terbesar terjadi pada sistem suspensi. Pengembangan mekanisme penangkap/pemulihan energi getaran menjadi energi listrik telah banyak dilakukan. Salah satunya adalah Regenerative Shock Absorber (RSA) dengan memanfaatkan energi getaran terbuang pada suspensi dan mengubahnya menjadi energi listrik. Pada penelitian ini menyajikan hasil pengembangan dan studi karakteristik prototipe (RSA) jenis mekanis-elektromagnetik. Pada RSA ditambahkan rangkaian listrik pengkondisi sinyal/stabilizer untuk menyetabilkan arus keluaran dari generator sehingga energi listrik yang dibangkitkan bisa disimpan pada baterai. Studi karakteristik RSA dilakukan dengan menguji secara eksperimen nilai koefisien redaman, energi absorbsi/redaman, energi bangkitan sebelum dan setelah melalui rangkaian pengkondisian sinyal. Pengujian juga dilakukan dengan mengukur respon percepatan masa sprung dan unsprung dari sistem suspensi yang menggunakan RSA dengan nilai damping rasio 0.5, 0.6, dan 0.8. Dari penelitian ini, didapatkan rancangan RSA lengkap dengan rangkaian stabilizer. Hasil pengukuran menunjukkan nilai koefisien redaman dari prototipe RSA sebesar 1470.835 Ns/m, voltase listrik keluaran generator sebelum melewati rangkaian pengkondisi sinyal fluktuatif dengan nilai rata-rata 15 volt dan menjadi konstan 6 volt setelah melewati rangkaian pengkondisi sinyal. Selain itu, didapatkan respon dinamis masa berupa percepatan yang bernilai kurang dari 0.315 m/s2 pada semua variasi damping ratio yang sesuai standar ISO 2631 dinyatakan sangat aman. 

ANALISIS PENAMBAHAN CH3OH PADA BAHAN BAKAR DENGAN ANGKA OKTAN 88 TERHADAP UNJUK KERJA MESIN

Created by :
ALBANA, MUHAMMAD HASAN


Methanol (CH3OH) merupakan salah satu bahan bakar alternatif yang bisa dijadikan sebagai pengganti bahan bakar fosil untuk spark ignition engine (SIE) dengan karakteristik angka oktan yang lebih tinggi dibandingkan bensin. Apabila ditambahkan ke dalam bensin maka methanol bisa menaikkan angka oktan dari campuran bahan bakar tersebut tergantung dari jumlah methanol yang ditambahkan dan angka oktan awal dari bensin. Penelitian ini membahas mengenai pengaruh penggunaan campuran methanol dan bensin (premium) sebagai bahan bakar terhadap unjuk kerja SIE dimana variasi komposisi methanol terhadap bensin (premium) dalam hal volume adalah 10% dan 15% (M10 dan M15) serta dengan variasi ignition timing standar, dimajukan 2o crank angle (CA) dan 4o CA dimana kelompok kontrol adalah bahan bakar fosil (premium) pada mesin dengan kondisi standar. Mesin SIE yang digunakan untuk pengujian adalah mesin 4 langkah, satu silinder, perbandingan kompresi 9:1, sistem karburasi bahan bakar dan metode pengujian variable speed test dari kecepatan mesin 1400 rpm hingga 9000 rpm. Campuran methanol-bensin (M10 dan M15) bisa langsung digunakan sebagai bahan bakar untuk SIE tanpa adanya modifikasi pada mesin tersebut dan memiliki keuntungan emisi hidrokarbon (HC) dan karbon monoksida (CO) bisa dikurangi sekitar 20%-27% dan 27%-58% dibandingkan ketika menggunakan bensin. Akan tetapi torsi, power dan tekanan efektif rata-rata (BMEP) juga berkurang sekitar 4%-6% dan konsumsi bahan bakar spesifik (SFC) meningkat sekitar 7%-13%. Dengan memajukan waktu pengapian sebesar 2o CA maka torsi, power, BMEP mengalami kenaikan sekitar 2%-3% dan konsumsi bahan bakar spesifik berkurang sekitar 2%-6% dibandingkan ketika berada pada waktu pengapian standar. Memajukan waktu pengapian sebesar 2o CA untuk penggunaan M10 dan M15 juga menghasilkan efisien thermal yang lebih tinggi dibandingkan bensin yaitu sekitar 2%-4% lebih tinggi. 

penjelasan tab insert pada microsoft office word

Apa saja fungsi detail dari tab menu insert ini?

Tab insert pada microsoft office terdapat ikon-ikon pada tab insert tersebut. Pada kali ini, tampilan tab insert dan ikon-ikon atau tombol-tombol adalah menggunakan Microsoft office Word 2010. Pada tampilan seperti terlihat pada gambar, tab insert terdiri dari beberapa kelompok yang berisi ikon-ikon yaitu sebagai berikut : yang paling kiri dari layar adalah Kelompok page, kemudian kelompok tabel, kelompok link, kelompok headerdan footer, kelompok text dan terakhir kelompok simbol-simbol.

Gambar Tab Insert Microsoft office word 2010

Berikut ini adalah fungsi dari masing-masing ikon atau tombol yang ada pada tab insert pada microsoft office Word, yaitu sebagai berikut :

Fungsi Tombol dan ikon pada kelompok Page :

  • Cover Page : fungsi dari tombol ikon ini adalah untuk membuat cover dari halaman yang anda buat. Ketika anda mengklik tombol ini, maka akan ditampilkan pilihan cover halaman. Anda tinggal memilih salah satu yang sesuai dan kemudian bisa anda edit sesuai dengan selera dan keinginan anda.
  • Blank Page ; berfungsi untuk menyisipkan satu halaman kosong tepat dibawah halaman kerja anda. Anda hanya tinggal melakukan klik satu kali tombol Blank page, maka satu halaman kosong akan muncul sebagai sisipan dari halaman di atasnya.
  • Page Break : funsinya hampir sama dengan tombol blank page, ketika anda mengklik tombol ini, maka anda akan memulai halaman baru pada baris terpilih.
Fungsi tombol dan ikon pada kelompok Tabel/table :
Pada tombol ini, anda dapat memasukkan atau menyisipkan, atau membuat tabel--tabel sesuai dengan keinginan anda ataupun memasukkan dan menyisipkan tabel dari Excel Spreadsheetdengan mudah dan cepat.
Fungsi tombol dan ikon pada kelompok ilustrasi/illustrations :
  • Picture : tombol dan ikon ini jika anda klik akan menjalankan perintah yang fungsinya adalah anda dapat memasukkan atau menyisipkan file-file foto atau gambar yang berasal dari hard disk anda atau dari tempat penyimpanan lain yang sebelumnya sudah anda hubungkan dengan komputer.
  • Clip Art : dengan tombol dan ikon ini anda dapat memasukkan dan menambahkan koleksi clip artyang sudah ada dari microsoft office yang dapat berupa video, audio atau ilustrasi yang lain.
  • Shapes : ini adalah tombol yang ketika anda klik akan menyediakan berbagai bentuk shapes yang dapat berupa garis, anak panah, segitiga, lingkaran, kubus dan  lain sebagainya yang bisa anda masukkan dan sisipkan dalam ketikan anda untuk lebih mempercantik dan memperindah atau sebagai bahasa yang merepresentasikan suatu hal atau kejadian. Dari tool ini anda dapat membuat flow chart diagram ataupun denah gambar dan lain sebagainya.
  • SmartArt : melalui menui ini anda dapat memasukkan berbagai SmartArt yang berisi graphic atau gambar-gambar yang sudah ada dan bawaan dari microsoft office word.
  • Chart : berfungsi menyisipkan dan memasukkan grafik yang dapat berupa kolom, pie, garis, pie dan lain sebagainya.
  • Screenshot : berfungsi memasukkan dan menyisipkan screenshot hasil tangkapan layar monitor pada saat itu.
Fungsi tombol dan ikon pada kelompok link
  • Hyperlink ; bertujuan dan berfungsi untuk memasukkan dan menyisipkan suatu Hyperlink [alamat dalam bentuk link] yang dapat mengarah kepada alamat sebuah file atau alamat sebuah website.
  • Bookmark : berfungsi memudahkan anda dalam menambahkan dokumen yang anda favoritkan sehingga sewakt-waktu dapat anda buka dan akses dengan cepat dokumen yang anda bookmark dengan mengklik tombol bookmark.
  • Cross-reference : secara default fungsinya sama seperti Hyperlink
Fungsi tombol ikon pada kelompok header dan footer.
  • Header : fungsinya menyisipkan atau menambahkan header yang bisa anda pilih sesuai keinginan anda. Letak dari penambahan headerletaknya berada di paling atas dari halaman. Header ini biasanya digunakan untuk membuat kop surat, dan akan selalu tampil pada halaman-halaman berikutnya secara oromatis dalam bentuk headeryang sama.
  • Footer : fungsinya menyisipkan atau menambahkan footer yang bisa anda pilih sesuai keinginan anda. Letak dari penambahan footer letaknya berada di paling bawah dari halaman. Footer ini biasanya digunakan untuk membuat catatan kaki pada bagian dari tiap halaman, dan akan selalu tampil pada halaman-halaman berikutnya secara oromatis dalam bentuk footer atau catatan kaki yang sama.
  • Page Number : berfungsi untuk menambahkan nomer halaman pada tiap halaman dari dokumen yang sudah anda buat. Anda dapat memilih template yang sudah disediakan.
Kelompok Text
  • Text Box : berfungsi untuk menyisipkan atau menambahkan text boxatau tulisan yang berada dalam sebuah kotak yang bisa geser ke kanan dan ke kiri sesuai keinginan dan kebutuhan.
  • Quick Part : berfungsi untuk memasukkan field,autoText dan dokumen properties lainnya.
  • WordArt : berfungsi menyisipkan dan menambahkan WordArt atau seni dan bermacam-macam tipe huruf dari text yang anda tuliskan. WordArt dapat membuat tulisan anda menjadi lebih cantik dan keren. Anda tinggal memilih WordArt dari text, huruf atau tulisan yang anda ketik dengan memilih salah satu WordArt yang disediakan dan kemudian bisa anda edit dan sesuaikan dengan keinginan anda.
  • Drop Cap : berfungsi memberi efek Drop Cap atau salah satu atau beberapa huruf awal akan tampak lebih besar dari huruf yang lainnya dan menyatu atau embed dengan huruf lainnya
  • Signature Line : berfungsi menyisipkan atau menambahkan signature line atau baris tanda tangan pada dokumen.
  • Date & Time : berfungsi untuk menyisipkan dan menambahkan waktu dan jam sekarang [saat anda membuat dokumen pengolah kata word].
  • Object : berfungsi untuk menyisipkan object yang dapat berupa text, open office dokumen, pdf dokumen, gambar dari aplikasi lain seperti photoshop dan object-object lain yang sudah anda buat dalam bentuk file.
Kelompok Simbol-simbol :
  • Equation : berfungsi menyisipkan atau menambahkan equation atau rumus-rumus penjumlahan, perkalian dalam matematika yang mana rumus-rumus tersebut bisa anda edit sesuai kebutuhan
  • Symbol ; berfungsi untuk memasukkan dan menyisipkan simbol-simbol yang bisa anda pilih 

Senin, 27 Oktober 2014

PENDETEKSI KERUSAKAN PADA MESIN MOTOR BAKAR DENGAN METODE ANALISA GETARAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI FUZZY YANG DIIMPLEMENTASIKAN PADA FPGA

Created by :
Wicaksono, Harry ( 2299100509 )




Sinyal getaran dan noise pada segala mesin, mesin/motor, atau struktur berisi banyak informasi dinamis berhubungan dengan berbagai gaya yang dikenakan serta kondisi pada sistem itu. Oleh karena itu, perubahan tanggapan isyarat ini bisa digunakan untuk mengidentifikasi beban eksternal yang tidak diinginkan atau serangan kesalahan sistem sebelum kerusakan drastis terjadi. Pada Tugas Akhir ini telah dirancang suatu alat untuk dapat mendeteksi kerusakan motor bakar dengan cara mengukur tingkat getaran yang dihasilkan oleh mesin motor bakar, serta mengukur kecepatan putaran mesin. Metode Fuzzy Logic digunakan sebagai metode analisa dan pengenalan tingkat getaran terhadap putaran mesin untuk memberi keputusan memprediksi kerusakan pada mesin motor bakar, yang kemudian diimplementasikan pada FPGA. Pada hasil pengkuran kuat getaran dan pengukuran kecepatan putaran mesin didapatkan kondisi mesin "fair" menurut standart grafik getaran, yaitu mempunyai tingkat getaran 2,38 g pada putaran 4320 rpm yang merupakan putaran minimum dan tingkat getaran 11,38 g pada putaran 10500 rpm, dan pada output fuzzy juga diputuskan keadaan mesin motor bakar tersebut adalah "fair".

ANALISA DAN PERENCANAAN PONDASI MESIN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA GAS YANG DIRELOKASI DARI GILI TIMUR KE DURI

Created by :
SIDHARTA, ANANTA; RAKA, I G P ( 194809071976031004; 195004031976031003 )
SOEWARDOJO; IRAWAN, DJOKO   WAHYUNI, ENDAH; IRANATA, DATA



Dalam makalah ini dijelaskan mengenai analisa dan perencanaan struktur pondasi mesin Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) dengan studi kasus perencanaan struktur pondasi mesin PLTG yang direlokasi dari Gili Timur ke Duri. Perhitungan pondasi mesin dilakukan dengan mencari beban pondasi berdasarkan data yang ada. Sehubungan hanya ada beban statis dan tidak ada data pada mesin yang akan dipindahkan, maka asumsi-asumsi diberikan, sehingga diperoleh nilai beban dinamis dari mesin tersebut. Nilai beban tersebut dimasukkan dalam analisa struktur pondasi dengan menggunakan program SAP2000 dan dilakukan perencanaan pondasi mesin PLTG tersebut. Analisa pengaruh pondasi mesin terhadap struktur pondasi juga dipresentasikan dalam makalah ini. Dari perhitungan yang ada diperoleh bahwa getaran yang terjadi tidak berbahaya bagi struktur.

PERENCANAAN KINCIR ANGIN SEBAGAI PENGISI BATERAI PADA KAPAL IKAN 5 GT BERPENGGERAK MOTOR DC



Penggunaan motor DC sebagai penggerak kapal ikan belum banyak dilakukan. Hal ini dikarenakan berat baterai yang menyebabkan berkurangnya daya muat kapal tersebut. Penggunaan kincir angin diharapkan dapat mengurangi kebutuhan baterai sehingga, kapal dapat berlayar dalam waktu yang sama dengan jumlah batery lebih sedikit dibandingkan dengan tanpa kincir angin. Kincir angin dikopel dengan generator yang akan digunakan untuk mengisi baterai. Dengan demikian diperlukan suatu kajian untuk menentukan kincir angin yang sesuai dengan kapal ikan tersebut.

Senin, 20 Oktober 2014

frasa frasa baru yang di dapat di digilib its

frasa frasa baru yang telah di dapatkan

minimisasi
phase
mikro hidro
tinjauan
ekperimenta

ANALISIS BUDAYA PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN PERAWATAN MESIN TURBIN GAS


Oleh : HIRONIMUS SETIAJAYA SULAIMAN (NIM : 136 07 601); Pembimbing: Dr. Ir. Edy Suwondo, S1 - Department of Aerospace Engineering
Dibuat : 2010

PT. X adalah perusahaan yang bergerak di bidang perawatan mesin turbin gas. Angka reject rate dan keterlambatan TAT (Turn Around Time) PT. X masih di bawah standar worldclass company sehingga perlu dilakukan peningkatan kualitas proses perawatan di PT. X. Untuk meningkatkan kualitas perawatan tidak cukup dengan meningkatkan kemampuan dan keterampilan yang bersifat teknis. Salah satu hal utama yang harus menjadi perhatian adalah budaya organisasi itu sendiri. Hal ini dikarenakan budaya organisasi dapat bersifat resisten terhadap perubahan sehingga tujuan peningkatan kualitas perawatan tidak akan tercapai.

Sebelum mengubah budaya, pertama-tama budaya saat ini harus diidentifikasi. Dalam tugas akhir ini akan dilakukan identifikasi budaya organisasi di PT. X menggunakan metode Web of Cultural Change. Input data untuk pembuatan diagram tersebut diambil dari hasil skor kuesioner. Web of cultural change dari PT. X ini akan dibandingkan dengan web diagram dari perusahaan pembanding untuk menemukan elemen-elemen budaya organisasi yang memerlukan perbaikan.

Dari hasil penelitian ditemukan bahwa budaya organisasi PT. X masuk dalam kategori baik. Hal yang memerlukan perbaikan adalah hubungan manajemen dengan anggota infrastruktur budaya dan masih adanya pola dan prosedur kerja lama. Saran yang dapat diberikan untuk perbaikan budaya organisasi adalah tingkatkan hubungan positif antara manajemen dan anggota infrastruktur budaya dan pastikan pola dan prosedur kerja lama sudah dihilangkan dari proses kerja baru.